CACING DAN KEONG DI AIR BERSIH

Cacing dan Keong di Air Bersih

WARGA Perumahan Cinta KAsih Tzu Chi Muara Angke, Penjaringan Jakarta Utara tidak henti-hentinya menderita akibat masalah air bersih. Betapa tidak, air kran setempat sering mampet, serta tercemar kotoran dan organisme. Kasus tersebut merupakan sepenggal dari sederet persoalan air bersih di DKI Jakarta. “ Lihat sendiri pak ini airnya. Warnanya kuning, terus ada binatangnya kayak cacing-cacing kecil, jentik, dan keong kecil,’’ ungkap Anggraeni, penghuni unit GI No 1 D lantai 1.

Warga lainnya bernama Jumitri mengatakan, masalah air bersih tidak hanya pada kualitas saja yang tidak layak. Namun air kran setempat sering mampet alias tidak ada air.” Ini baru saja ngalir Pak setelah kami datangi langsung ke Kantor Palyja,’’ ujar penghuni Blok G1 No 3B itu.

Menurut dia, kasus air mampet menjadi langganan bagi penghuni rusun yang rata-rata dihuni oleh korban gusuran itu. Penghuni rusun sudah terbiasa tidak mendapatkan air dalam waktu 1-2 minggu.” Yang paling parah pas bulan puasa pak,’’ papar Jumitri.

Kepala Humas Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Muara angke Rendra Widyatmo mengakui, rusunnya sering bermasalah dengan pasokan air bersih. Pihaknya  juga menderita  masalah kualitas air. Setiap ada persoalan, pihaknya selalu complain ke Palyja. “ Ya kita telepon, ya kita datangi langsung Palyja juga pak,’’ ungkap dia.

Seperti kasus pencemaran organisme cacing, keong dan sebagainya pihaknya juga complain ke Palyja. Sementara Corporate Communications dan Social Responbilities Head PT Palyja Meyritha Maryanie, ketika ditanyakan persoalan tersebut menyatakan segera mengecek terlebih dahulu,’’ Saya masih berada di luar kota. Lagi ditanya (kebagian yang berwenang).’’ Tukas dia.(dni)

Sumber : Indopos / selasa, 5 Mei 2015