Ketahanan Air Jakarta: Upaya PAM JAYA dalam Peningkatan Layanan  Air Bersih Jakarta

KETAHANAN AIR JAKARTA: UPAYA PAM JAYA DALAM PENINGKATAN LAYANAN AIR BERSIH JAKARTA

Belitung, 5 September 2018. Jelang berakhirnya masa kerjasama dengan mitra swasta, PAM JAYA sebagai salah satu BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan perbaikan layanan dan berupaya untuk meningkatkan akses air bersih ke masyarakat DKI Jakarta khususnya wilayah yang selama ini belum mendapatkan suplai air bersih.

Seperti yang sudah diketahui bahwa Jakarta masih ketergantungan suplai air baku dari wilayah di luar kota Jakarta dimana 81% air baku berasal dari Waduk Juanda Jatiluhur, 16% berasal dari pembelian air curah PDAM Kabupaten Tangerang dan 3% berasal dari sungai-sungai yang berada di Jakarta. Cakupan layanan air bersih PAM JAYA saat ini mencapai angka 60.99% dengan total pelanggan sebanyak 851.155 pelanggan dan total air terdistribusi sebanyak 20.232,5 liter perdetik.

Selama tahun 2018, berbagai upaya dilakukan PAM JAYA dalam meningkatkan pelayanan dan akses air bersih bagi masyarakat Jakarta, diantaranya yaitu:

  1. Proyek pembangunan jaringan pipa Hutan Kota

SPAM Hutan Kota  mulai dikembangkan oleh PAM JAYA sejak tahun 2017 dan saat ini sedang proses tender jaringan pipa transmisi serta proses perijinan pembangunan. Pada akhir 2019 SPAM Hutan Kota ditargetkan selesai. PAM JAYA akan membangun jaringan pipa sepanjang 120 KM untuk mengaliri air dari IPA Hutan Kota yang sedang dibangun oleh Jakarta Propertindo kepada sekitar 30.000 pelanggan MBR di wilayah – wilayah seperti Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, Tegal Alur, Muara Angke dan Muara Baru. Untuk pembangunan jaringan tersebut diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar 450 M yang berasal dari PMD tahun 2017 sebesar 300 M dan usulan PMD tahun 2018 sebesar 150M. Namun demikian saat ini PAM JAYA masih menunggu surat perizinan yang dikeluarkan oleh PTSP untuk memulai proses pembangunan jaringan pipa.

  1. Pelayanan air bersih untuk masyarakat Rusun

Selama tahun 2018, PAM JAYA bersama mitra swastanya PALYJA dan AETRA sudah melayani kebutuhan air bersih di 8 Rusun diantaranya yaitu:

  • Rusun Kapuk Muara (per 31 Januari 2018)
  • Rusun Rawa Buaya 1 (per 16 Maret 2018)
  • Rusun POLRI Pesing (per 19 Maret 2018)
  • Rusun Pengadegan (per 31 Maret 2018)
  • Rusun Penggilingan 1 (per 11 Januari 2018)
  • Rusun Nagrak (per 10 Februari 2018)
  • Rusun Penggilingan 2 (per Maret 2018)
  • Rusun BLK Pasar Rebo (per Maret 2018)

Selain 8 rusun yang sudah terlayani terdapat 1 rusun dalam proses konstruksi jaringan pipa yaitu Rusun Penjaringan. Sementara ada 3 rusun lainnya yang sedang tahapan perencanaan dimana suplai air direncanakan akan dialiri dari IPA Hutan Kota yaitu Rusun Daan Mogot, Rusun Buaya II dan Rusun Tegal Alur

  1. Pelayanan air ke kampung prioritas.

PAM JAYA juga melakukan pelayanan ke kampung-kampung prioritas yang juga merupakan dukungan kepada program Pemprov DKI Jakarta yang tertuang di dalam SK Gubernur DKI Jakarta nomor 878 tahun 2018 tentang Tugas Pelaksanaan Penataan Kampung & Masyarakat. PAM JAYA sudah melayani air bersih untuk 90 KK ke Kampung Aquarium sejak tanggal 7 Mei 2018 dan sedang melakukan perencanaan pelayanan air ke Kampung Krapu. Namun demikian PAM JAYA membutuhkan persetujuan dari Pemprov DKI Jakarta terkait izin untuk melayani wilayah kampung-kampung prioritas lainnya mengingat wilayah-wilayah Kampung Prioritas tersebut berada di dalam illegal settlement.

  1. Pelayanan air bersih selama kegiatan Asian Games dan Asian Para Games.

PAM JAYA membentuk tim khusus untuk menangani permasalahan air di seluruh venue dan fountain water Asian Games dan Asian Para Games yaitu Tim Gabungan Suplai Air Asian Games. Selama perhelatan Asian Games kondisi suplai air ke venue aman dengan kualitas yang terjaga termasuk di fountain water. PAM JAYA juga mempublikasikan hasil pemeriksaan kualitas air di venue dan fountain water Asian Games pada website PAM JAYA.

 Seluruh pelayanan tersebut dilakukan sebagai komitmen PAM JAYA untuk terus melayani kebutuhan air bersih masyarakat Jakarta. “secara teknis, kami terus berupaya untuk memperluas jangkauan air bersih di Jakarta.” Tegas Direktur Utama PAM JAYA, Priyatno Bambang Hernowo. Selain itu Direktur Utama PAM JAYA juga menyampaikan bahwa permasalahan air Jakarta merupakan permasalahan yang perlu dukungan dari banyak pihak, baik itu masyarakat maupun pemerintah daerah dan pusat sehingga akses air bersih keseluruh lapisan masyarakat dapat segera terealisasi dan ketahanan air Jakarta dapat terus meningkat dari waktu kewaktu