Serba Serbi

UPAYA KERAS DAN TAK MAIN-MAIN PAM JAYA DALAM PERCEPATAN PELAYANAN

Upaya Keras dan Tak Main-main PAM JAYA dalam Percepatan Pelayanan

Untuk mempercepat pelayanan dan akses air bersih bagi warga Jakarta, PAM JAYA menjalankan berbagai upaya, yakni pembangunan jaringan pipa SPAM Hutan Kota, pelayanan air bersih di Kepulauan Seribu, pembangunan Kios Air, dan fasilitas cuci tangan umum.

Pembangunan SPAM Hutan Kota sudah dimulai PAM JAYA sejak tahun 2016 dan saat ini sedang proses penyelesaian pemasangan sambungan baru. PAM JAYA membangun jaringan pipa sepanjang 116 KM untuk mengaliri air dari IPA Hutan Kota yang berkapasitas 500 lps kepada sekitar 30.000 KK pelanggan di wilayah–wilayah Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, Tegal Alur, Muara Angke dan Muara Baru.

Pada awal tahun 2020, PAM JAYA melayani kebutuhan air masyarakat Pulau Panggang, Pulau Pramuka, Pulau Payung dan Pulau Kelapa Dua. Sejak tahun 2019 PAM JAYA juga sudah melayani kebutuhan air bersih bagi warga di Pulau Untung jawa sehingga saat ini total pulau yang sudah dilayani PAM JAYA sebanyak 5 Pulau.

IPA di Pulau Untung Jawa memiliki kapasitas produksi 2,5 lps dengan jumlah pelanggan 246 SR, Pulau Panggang memiliki kapasitas produksi 3 lps dengan jumlah pelanggan 1.123 SR, Pulau Pramuka memiliki kapasitas produksi 1,5 lps dengan 374 SR, Pulau Payung memiliki kapasitas produksi 0,25 lps dengan 43 SR, dan Pulau Kelapa Dua memiliki kapasitas produksi 0,25 lps dengan 110 SR.

Sementara itu, sebagai upaya percepatan akses air bersih di wilayah yang selama ini belum memiliki akses air bersih melalui perpipaan, PAM JAYA membangun 102 kios air pada tahun 2020.

Untuk membantu memutus mata rantai Covid-19, pada 2020 PAM JAYA membangun 170 titik fasilitas cuci tangan umum yang tersebar diseluruh wilayah Jakarta dalam rangka memerangi penyebaran covid-19 di DKI Jakarta dan memasok pengisian air nya.

Seluruh pelayanan tersebut dilakukan sebagai komitmen PAM JAYA untuk terus melayani kebutuhan air bersih masyarakat Jakarta. “Kami terus berupaya untuk memperluas jangkauan akses air bersih di Jakarta,” tegas Direktur Utama PAM JAYA, Priyatno Bambang Hernowo.

Direktur Utama PAM JAYA juga menyampaikan bahwa kebutuhan pemenuhan akses 100% air bersih di DKI Jakarta masih memerlukan 13 ribu liter per detik tambahan pasokan. Pemenuhan akses 100% ini perlu dukungan dari semua pemangku kepentingan, baik itu masyarakat maupun pemerintah daerah dan pusat sehingga akses air bersih ke seluruh lapisan masyarakat dapat segera terealisasi dan ketahanan air Jakarta dapat terus meningkat dari waktu kewaktu.