Serba-Serbi > Berita

Jakarta - Perusahaan Daerah Pengolahan Air Limbah (PAL) Jaya menghabiskan biaya sebesar Rp 600 juta untuk membangun dua fasilitas toilet pintar (smart toilet) di halte Transjakarta.

Direktu Utama PAL Jaya, Subekti mengatakan, untuk membangun satu buah toilet pintar menghabiskan biaya sebesar Rp 300 juta. Nilai tersebut, kata dia, belum termasuk anggaran pengadaan pengolahan air limbah.

"Kalau untuk pengolahan air limbahnya, itu investasinya mahal. Tetapi kalau sistem seperti ini, kita-kira investasinya Rp 200 juta hingga Rp 300 juta per unit," kata Subekti seusai peresmian smart toilet di Halte Monas, Jakarta, Senin (9/10).

Menurutnya, toilet pintar di halte Transjakarta merupakan fasilitas yang dilengkapi dengan teknologi guna meningkatkan kualitas dan efisiensi. "Fasilitas ini, juga memiliki tangki air dan septic tank yang mampu mengolah air limbah dari toilet," paparnya.

Toilet pintar ini, kata Subekti, juga menggunakan sistem tapping untuk melakukan pembayaran. Selain itu, terdapat sensor otomatis untuk lampu dan exhaust fan untuk menghemat listrik. "Sistem toilet ini dapat mengumpulkan data pemakaian toilet seperti jumlah pengguna, durasi pengguna, dan waktu penggunaan," ujarnya.

Keunggulan ini, lanjut Subekti, memudahkan pemeliharaan agar mengetahui sisa air yang ada. Penggunaan air di toilet ini pun lebih efisien dibandingkan toilet konvensional karena hanya menggunakan 2 liter sampai 4 liter air untuk penyiraman, dan menggunakan sensor keran.

Subekti menambahkan, smart toilet juga menerapkan konsep anti-vandalisme. Dalam artian, sanitary ware yang digunakan tidak mudah rusak. Keran air, soap dispenser, tempat tisu, dan tempat sampah berada di dalam tembok dan tidak dapat disentuh langsung oleh pengguna. "Sehingga meminimalisir kerusakan yang disebabkan oleh interaksi pengguna dengan sanitary ware yang ada," ungkapnya.

Fasilitas toilet pintar ini, juga ramah disabilitas dengan tersedianya ruang kosong untuk kursi roda, dan dilengkapi hand rail maupun SOS button yang disambungkan ke kasir halte Transjakarta. Untuk mempertahankan kebersihan, sarana ini dilengkapi dengan cleaning service yang menjaga kebersihan toilet, serta dilengkapi dengan pewangi ruangan.

"Kita juga menyiapkan perawatannya, operasional dan maintenance. Akan ada petugas yang merawat smart toilet ini, sehingga kondisinya tetap bersih dan beroperasi dengan baik. Pemeliharaan fungsi mekanis toilet dilakukan oleh tenaga profesional," kata Subekti

Sumber http://www.beritasatu.com/jakarta/457102-bangun-2-toilet-pintar-pal-jaya-habiskan-rp-600-juta.html



Tweet




Copyright © 2015, PAM JAYA