Serba-Serbi > Berita

Jakarta – Untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa Transjakarta saat menunggu bus di halte, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI membuat Smart Toilet. Keberadaan smart toilet ini baru ada di dua halte Transjakarta, yaitu di halte Monas dan Balai Kota.

Hari ini, Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meresmikan Smart Toilet secara simbolik di Halte Monas. Ia berangkat dari Balai Kota menggunakan bus gandeng Transjakarta didampingi Direktur Utama (Dirut) PD PAL Jaya Subekti, Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono, Dirut PDAM Jaya Erlan Hidayat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Isnawa Adji dan Asisten Sekda bidang Pemerintahan dan Administrasi Bambang Sugiyono.

Keberadaan Smart toilet ini, lanjutnya, merupakan hasil riset yang dilakukan PD PAL Jaya yang cukup lama. Karena di tempat-tempat publik dibutuhkan toilet yang tidak hanya sekedar tempat membuang hajat manusia, tetapi bagaimana limbah dari toilet ini dapat diolah kembali.

“Sekarang baru diujicobakan di halte Transjakarta. Nanti akan dikembangkan di pasar dan juga taman. Pokoknya di tempat yang banyak orang, harus dibangun Smart Toilet karena limbahnya diolah,” kata Djarot di lokasi peresmian, Jakarta, Senin (9/10).

Djarot pun meminta agar Smart Toilet dibangun diseluruh halte Transjakarta, terutama di Koridor 13 yang diresmikan beberapa waktu lalu. Karena, salah satu penilaian Adipura adalah adanya toilet yang bagus di tempat-tempat publik.

“Saya minta habis ini, Pak Budi Kaliwono untuk mengajukan halte-halte yang ramai pengunjung, terutama di Koridor 13. Karena salah satu ukuran untuk mendapatkan Adipura adalah keberadaan toilet yang bagus. Nah kita kembangkan bukan hanya toilet yang bagus, tetapi juga pintar,” ujarnya.

Sedangkan Subekti mengatakan, Smart Toilet dibangun atas sinergi bersama PT Transjakarta dan PDAM Jaya bersama PD PAL Jaya. Untuk awalnya, baru dua halte yang dibangun Smart Toilet. Ke depannya, akan dibangun lagi di 33 halte Transjakarta.
Smart Toilet ini serba digital. Nanti ada indikator gerak yang menandakan ada orang yang didalam atau tidak. Lampu, kipas udara dan pewangi ruangan didesain otomoatis. Juga sudah ramah disabilitas. Untuk limbah kita gunakan Biopal sehingga limbah bisa diolah kembali,” kata Subekti

Sumber http://www.beritasatu.com/jakarta/457069-djarot-resmikan-smart-toilet-di-dua-halte-transjakarta.html



Tweet




Copyright © 2015, PAM JAYA