Serba-Serbi > Berita

JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat meminta agar Dewan Perwakilan Rakyat segera menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Sumber Daya Air.

"Untuk RUU SDA tengah dibahas. Ini kan ada di DPR, inisiatifnya. Kami berharap agar RUU ini bisa selesai tahun ini," ujar Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Imam Santoso kepada Bisnis, Senin (5/6).

Pihaknya tengah melakukan forum group discussion kepada masyarakat terkait dengan RUU SDA ini. Prosesnya adalah sosialisasi ke masyarakat lalu digodok lagi dan dikembalikan kepada masyarakat baru disahkan oleh DPR.

Sementara itu, Komisi V DPR akan mengusulkan RUU tersebut kepada Badan Legislasi agar menjadi prioritas pada tahun ini.

Wakil Ketua Komisi V DPR Muhidin Mohammad Said mengatakan, saat ini konsep untuk RUU SDA telah selesai dibahas.

"Kami akan usulkan ke Badan Legislasi untuk jadi prioritas agar bisa dibahas dan diparipurnakan pada tahun ini. Ini mendesak. Secepatnya, sebelum Lebaran diusulkan," ucapnya.

Penyelesaian RUU tersebut ditargetkan selesai pada tahun ini. Pembahasannya terkait dengan pengelolaan air bersih, air baku, serta pengelolaan air untuk bidang pertanian dan perkebunan.

Menurutnya, pembahasan RUU SDA ini tak akan memakan waktu yang lama karena poin krusial yang dipermasalahkan tak banyak. Dengan adanya payung hukum yang jelas, kepastian usaha terkait SDA ini menjadi lebih baik.

"Ini tidak akan lama pembahasannya. Kami harap RUU ini bisa selesai pada akhir tahun," kata Muhidin.

Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono mengatakan, kementerian melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 85/PUU-XI/2013 tentang pemberlakuan kembali UU No. 11/1974 tentang Pengairan.

Sebelumnya, MK membatalkan UU No. 7/2004 tentang SDA. Beleid tersebut dianggap belum menjamin pembatasan pengelolaan air oleh pihak swasta sehingga dinilai bertentangan dengan UUD 1945.

"Kami telah menyampaikan masukan teknis kepada DPR RI. Kami mendukung sepenuhnya inisiatif DPR untuk menyelesaikan RUU SDA yang dilakukan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel," tutur Basoeki. (Yanita Petriella)

Editor : Zufrizal

sumber http://koran.bisnis.com/read/20170606/449/659502/sumber-daya-air-dpr-diminta-segera-selesaikan-ruu



Tweet




Copyright © 2015, PAM JAYA